transmisi data
1.
Berikan
define singkat dari istilah dalam transmisi data berikut:
a.
Loss,
Noise, Distortion
·
Loss
è kegagalan dalam transmisi paket data mencapai
tujuannya, kegagalan paket tersebut mencapai tujuan.
·
Noise
è sinyal-sinyal yang tidak di inginkan yang sealu ada
dalam suatu system transmisi. Noise akan mengganggu kualitas dari sinyal terima
yang diinginkan dan akhirnya mengganggu proses penerimaan dan pengiriman data.
·
Distortionè
b.
Transmisi
serial dan transmisi parallel
·
Transmisi
serialè Data dikirimkan 1 bit demi 1 bit lewat kanal
komunikasi yang telah dipilih.
·
transmisi
parallelè Data dikirim sekaligus misalnya 8 bit bersamaan
melalui 8 kanal komunikasi, sehingga kecepatan penyaluran data tinggi, tetapi
karakteristik kanal harus baik dan mengatasi masalah “Skew” yaitu efek yang
terjasi pada sejumlah pengiriman bit secara serempak dan tiba pada tempat yang
dituju dalam waktu yang tidak bersamaan.
c.
Transmisi
synchronous dan Transmisi Asynchronous
·
Transmisi
synchronousè · Pengiriman dilakukan per-blok
data · Sinkronisasi dilakukan setiap sekian ribu bit data ·
Transmisi kecepatan tinggi · Tiap karakter tidak memerlukan
bit awal / akhir · Dibutuhkan 16-32 bit untuk
sinkronisasi · Bila terjadi kesalahan, 1 blok data akan hilang ·
Pemakaian saluran komunikasi akan efektif, karena transmisi hanya dilakukan
bila dimiliki sejumlah blok data · Pengirim dan penerima bekerja
sama, karena sinkronisasi dilakukan dengan mengirimkan pola data tertentu
(karakter sinkronisasi) antara pengirim dan penerima.
·
Transmisi
Asynchronousè · Pengiriman data dilakukan 1
karakter setiap kali, sehingga penerima harus melakukan sinkronisasi agar bit
data yang dikirim dapat diterima dengan benar · Trasmisikeccepatan tinggi · 1
karakter dengan yang lainnya tidak ada waktu antara yang tetap ·
Bila terjadi kesalahan maka 1 blok data akan hilang ·
Membutuhkan start pulse / start bit (tanda mulai menerima bit data) ·
Idle transmitter = ‘1’ terus menerus, sebaliknya ‘0’ ·
Tiap karakter diakhiri dengan stop pulse / stop bit ·
Dikenal sebagai start-stop transmission
d. Transmisi simplex (one way),
half-duplex (HOX), full duplex (FDX)
·
Transmisi
simplex (one way)è · Sinyal ditransmisi dalam satu
arah · Stasiun yang satu bertindak sebagai transmitter dan
yang lain sebagai receiver, tugasnya adalah tetap. ·
Jarang digunakan untuk sistem komunikasi data.
·
half-duplex
(HOX)è · Sinyal ditransmisikan ke dua
arah secara bergantian · Kedua stasiun dapat melakukan
transmisi tetapi hanya sekali dalam suatu waktu · Terdapat “turn around time”
(waktu untuk mengubah arah)
·
full
duplex (FDX)è · Sinyal ditransmisikan ke dua
arah secara simultan / bersamaan · Medium membawa dalam dua arah
pada waktu yang sama.
e. Transmisi digital dan transmisi
analog
·
Transmisi
digitalè adalah suatu upaya mentransmisi sinyal analog tanpa
memperhatikan muatannya; sinyal-sinyalnya dapat mewakili data analog atau data
digital. Untuk jarak yang jauh dipakai amplifier yang akan menambah kekuatan
sinyal sehingga menghasilkan distorsi yang terbatas, tetapi akan menikkan noise
/ gangguan.
·
transmisi
analogè berhubungan dengan muatan dari sinyal. Untuk
mencapai jarak yang jauh dipakai repeater yang menghasilkan sinyal sebagai '1'
atau '0' sehingga tidak terjadi distorsi.
12. Konfesikan
(sertakan caranya):
a. 343356 (8) : _____________ (2)
_______________(10) _______________(16)
·
3
4 3 3
5 6 (8)
011 100
011 011 101
110 (2)
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
||||||||||||||||||||||
131072
|
65536
|
32768
|
16384
|
8192
|
4096
|
2048
|
1024
|
512
|
256
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
||||||||||||||||||||||
65536
|
+
|
32768
|
+
|
16384
|
+
|
1024
|
+
|
512
|
+
|
128
|
+
|
64
|
+
|
32
|
+
|
8
|
+
|
4
|
+
|
2
|
|||||||||||||||||||
= 116462 (10)
·
01 1100
0110 1110 1110
1 12
6 14 14
1 C
6 E
E
1C6EE
(16)
a. 10011011 (2):
____________(8) ________________(10)
________________(16)
·
1 0 0
1 1 0
1 1
2 1
4 2 1
4 2 1
2, (2+1), (2+1)
233
(8)
·
1 0
0 1 1
0 1 1
128 64
32 16 8
4 2 1
= 1+2+8+16+128
=155 (10)
·
1 0 0 1
1 0 1 1
8 4
2 1 8
4 2 1
8+1=9 8+2+1= 11
= 9B (16)
1. Dalam
transmisi data antara transmitter dan receiver, sebutkan dan jelaskan teknik-teknik
yang paling umum dalam deteksi kesalahan (error Detection)!
1.
Sebutkan
dan jelaskan jenis-jenis kabel dalam physical layer (jelaskan detail)
a.
Kabel Twisted
Pair/untiran.
Kabel jenis ini merupakan kabel yang paling luas penggunaannya karena dipergunakan untuk jaringan telpon. Kabel ini terbuat dari tembaga dimana beberapa pasang kabel di-untir dan dijadikan satu. Guna mempertinggi kualitas kabel, seringkali setiap pasang kabel akan saling di-untir sehingga disebut sebagai kabel untiran.
Ada dua jenis kabel twisted pair yaitu:
Kabel jenis ini merupakan kabel yang paling luas penggunaannya karena dipergunakan untuk jaringan telpon. Kabel ini terbuat dari tembaga dimana beberapa pasang kabel di-untir dan dijadikan satu. Guna mempertinggi kualitas kabel, seringkali setiap pasang kabel akan saling di-untir sehingga disebut sebagai kabel untiran.
Ada dua jenis kabel twisted pair yaitu:
·
UTP(unshielded twisted pair)
·
STP (shielded twisted pair)
Konektor
yang digunakan dalam kabel twisted pair biasanya adalah RJ 45
b.
Kabel Koaksial
Pada jenis ini, kabel utama yang terbuat dari tembaga yang dikelilingi oleh anyaman halus kabel tembaga lainnya dan diantaranya terdapat isolasi. Dari sudut harga,kabel ini lebih mahal apabila dibanding dengan kabel untiran, tetapi kualitas yang diberikan juga lebih baik.
Coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu:
Pada jenis ini, kabel utama yang terbuat dari tembaga yang dikelilingi oleh anyaman halus kabel tembaga lainnya dan diantaranya terdapat isolasi. Dari sudut harga,kabel ini lebih mahal apabila dibanding dengan kabel untiran, tetapi kualitas yang diberikan juga lebih baik.
Coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu:
·
thick coaxial cable (mempunyai diameter lumayan
besar)
·
thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih
kecil).
Komentar
Posting Komentar